21. Ditahan

1035 Kata

"Tha, ki-ki-kita ... na-na-nabrak orang," kata Bela dengan ketakutan. Atha yang biasanya selalu selow, kini pun sama paniknya. d**a remaja berhoodie putih itu berdebar kencang. Tidak sadar kaki Atha bergetar. "Udah sana ... bu-buruan tolongin!" perintah Bela seraya mendorong tubuh Atha. Masih dengan ketakutan Atha mencoba turun. Langkahnya melambat. Seorang ibu tampak terkapar lemah. Darah mengalir dari kepala wanita seusia ibunya itu. Hati anak Atha mencelus takut. Atha tidak berani mendekat lagi. Apalagi jika melihat kondisi korban yang cukup parah, anak itu takut jika korbannya sudah mati. Mendadak setan di hati Atha berbisik. "Kalo ibu itu mati, gue bisa dipenjara," batinnya mulai cemas. "Gue harus kabur!" Atha bergegas masuk mobil kembali. Dia cepat-cepat memasang seat belt dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN