Devit menatap wajah bertanya-tanya Juwi, sambil memeluk erat selimut bulu menutupi tubuhnya hingga d**a. "Abang mau ke tempat Teh Sarah?" tanya Juwi dengan nada lemah. "Kalau De Juwi izinin, Abang berangkat," ucap Devit, kini sambil mendekati istrinya. "Ga usah ya, Bang. Nanti Teh Sarah, malah baper, dia kira Abang masih perhatian," ucap Juwi sambil mengusap lengan suaminya. Devit nampak berpikir. Ia membenarkan ucapan Juwi. Devit membawa Juwi ke dalam pelukannya. "Udah lho ya, udah dua kali, bisa setruk saya kalau sampe tiga kali." Juwi menatap sengit ke arah suaminya yang kini tengah terbahak. **** Di rumah Sarah, geger dengan perbuatan Sarah yang menceburkan diri ke dalam kolam renang rumahnya. Untung saat itu Jono datang ke rumah Sarah, hendak melihat calon istrinya. Padahal sud

