Sarah masuk ke dalam rumahnya sambil bersungut dan menghentak-hentakkan kedua kakinya. Setelah mengantar Mamanya pulang, lalu Sarah pulang ke rumah suaminya. Jono memperhatikan sikap Sarah yang belakangan ini menjadi sangat pemarah. Sangat jutek dan selalu mengesalkan dirinya. Sarah masuk ke dalam kamar dengan membanting pintu kamar, tepat disaat Jono akan masuk. Dugh! Kepala Jono terbentur pintu yang terbuat dari kayu jati tersebut. Jono meringis mengusap keningnya yang sepertinya benjol. "Harusnya kamu gak perlu ikut campur urusanku!" ucap Sarah sengit pada Jono yang tengah melepas baju kerjanya. Hari ini ia sangat lelah, di kampus, di kantor dan sekarang di rumah. "Aku suamimu, apa kamu lupa?" sahut Jono tegas. "Saya tidak menyangka sudah menikahi wanita lebay seperti kamu," lanj

