Javin memasuki kamar hotelnya, ia sudah sampai di Spanyol dan ingin meng-istirahatkan dirinya lebih dulu sebelum menemui Aletta. Kali ini ia harus berhasil membuat Aletta kembali percaya padanya, Aletta harus kembali padanya. Dan impian itu berhasil membuat senyum Javin merekah, ia tidak sabar untuk bertemu Aletta. Semoga malam ini ia memimpikan Aletta. •°• "Aletta, aku berangkat ya. Kalau terjadi sesuatu hubungi aku," "Iya - iya, kau sudah memberitahuku seratus kali. Aku mengerti Bella," "Aku merasa tidak enak meninggalkanmu sendiri," "Aku sudah terbiasa, astaga." Aletta memutar bola matanya jengah. "Biasanya kau ditemani mama, tapi sekarang tidak lagi makanya aku khawatir." "It's okay, berangkat sana. Kau akan telat jika memberikanku nasihat terus," setelah Bella berpamitan Alet

