"Dad! Aku tetap ingin dengan Javin, bagaimanapun caranya." Shane menatap marah pada ayahnya yang terlihat lelah menghadapi putri satu-satunya itu. "Shane, kau sendiri yang meninggalkan Javin demi karirmu. Bukan salah pria itu jika sekarang ia bersama wanita lain," "Kalau begitu bantu aku, dad kau bisa menarik saham yang berada di perusahaan mereka agar mereka jatuh." "Saham kita tidak ada apa-apanya di perusahaan mereka, sayang. Mengertilah," "Aku tidak peduli! Dad aku putrimu satu-satunya, jika kau menyayangiku tolong bantu aku." Shane memohon pada ayahnya. "Aku akan mencoba," Shane tersenyum senang. "Tapi kalau tidak berhasil, aku tidak tahu harus bagaimana lagi." Shane mengangguk senang. You'll be mine again, baby •°• Javin mengerjapkan matanya perlahan, lalu meraba tempat tidu

