Bab 25b (+26a)

1079 Kata

Mata Gilang melebar. Hari pernikahan Fajar dan Sakina sudah dekat. Tapi, justru di depannya dia melihat Fajar sedang jalan mesra dengan Daniar. “Sudah, yuk. Pulang!” ajak Sekar. Sekarang gantian lamunan Gilang yang buyar oleh tepukan halus Sekar di pundak Gilang. “Kamu kenapa, Mas?” tanya Sekar saat melihat Gilang masih bengong melamun. “Cemburu?” tanya Sekar lagi. Mata Sekar menatap lekat wajah Gilang yang kini berubah murung. “Nggak. Siapa yang cemburu. Ayo, ah!” Gilang memasang pengait helmnya sebelum mengenakan sarung tangannya. Meskipun berpura-pura biasa saja. Hati kecil Gilang masih meronta. Bukan cemburu. Lebih tepatnya tak rela jika Sakina diduakan oleh Fajar. Mereka berdua lalu memutuskan membeli makan dibungkus sebelum akhirnya pulang. “Beli apaan sih tadi?” tanya Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN