Andin sudah selesai bekerja, Yanuar langsung menjemputnya untuk diantar pulang sebelum kembali ke rumah sakit menjaga Nelson. Ada rasa tidak senang ketika Andin menjaga Nelson, dia tidak suka jika Andin terlalu dekat dengan Arshaka. “Setelah Mas pulang nanti jemput kamu, lagi pula kondisi Arshaka sudah mendingan kita tidak perlu lagi menjaganya semalaman.” “Iya Mas, nanti jemput aku di rumah sakit lagi ya?” Yanuar mengangguk, dia senang jika Andin menuruti apa yang dia katakan. Jujur saja, Yanuar tidak bisa bekerja dengan tenang jika Andin berdekatan dengan orang lain, ini beda dengan bekerja karena jika masalah kerjaan Andin sangat professional dan tidak pernah bermain hati dengan mereka. Yanuar merasa berbeda dengan Arshaka, lelaki itu memiliki peluang untuk merebut Andin darinya. “M

