Happy Reading . . . *** Tiba-tiba saja Anitta pun menjadi sedikit lupa akan tujuannya untuk membalaskan dendam kepada pria yang dulu telah menyakiti dan menghancurkan hatinya. Tetapi kalau dipikir kembali, sepertinya sedikit bermain-main dengan pria itu tidaklah buruk. 'Dulu, dia juga senang mempermainkanku layaknya sebuah boneka,' batin Anitta. "Anitta! Sejak 2 jam yang lalu Noel sudah menunggumu di bawah. Kapan kamu keluar dari kamar?" teriak Jason yang sejak tadi terus menerus mengetuk pintu kamar Anitta agar putrinya itu segera keluar dari kamar. "Anitta habis mandi, Yah. Suruh dia tunggu sebentar," balas Anitta dengan asal dan tak kalah kencang kepada Ayahnya itu. "Benar ya sebentar lagi kamu turun ke bawah?" "Iya, Ayah!" Dengan sedikit malas, Anitta pun bangkit dari

