Let Go

1076 Kata

Mirza menangis tersedu di sudut ruang setelah Brian Nevan keluar dari kamarnya pasca insiden kejang-kejangnya itu. "Arghhh!!" Teriaknya. "Dasar bodoh! Tidak berguna!" Makinya pada diri sendiri. "Aku tahu semuanya... Tapi aku tidak bisa memberitahukannya pada mereka! Hidupku sia-sia!" Mirza menjambak serta memukul kepalanya sendiri berkali-kali. Pun ia menatap nanar kepada tubuhnya yang terbujur kaku di atas ranjang, dengan air mata yang terus mengalir dari kedua sudutnya. "Bodoh! Bahkan air mata yang kau keluarkan itu tidak ada gunanya!" Ujar Mirza. "Sekarang apa yang bisa aku lakukan? Apa yang bisa aku lakukan disaat tak ada seorang pun yang bisa melihat atau pun mendengarku?!" "Ah ini benar-benar menyebalkan!" Tepat ketika Mirza mendongakkan wajahnya, di depan sana, di dekat pintu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN