Suara lonceng yang diletakkan di depan pintu berdenting kala seorang lelaki baru saja membuka pintu tersebut. "Selamat datang di toko roti kami!" Sapa seorang pegawai yang sedang bertugas dari balik etalase. "Oh, Darel?" Ucap lelaki itu setelah mendapati kalau yang baru saja menginjakkan kaki di toko kue ternyata sosok yang dikenalnya, Darel. Pun Darel sendiri langsung menyunggingkan senyumnya. "Hai, Kak David. Bagaimana kabarmu?" Lelaku bernama David itu mengarahkan telunjuk pada dirinya sendiri, "aku? Ya… kabarku tidak bisa dibilang buruk tapi tidak bisa dibilang baik juga." Celetuknya sambil disertai kekehan. "Kau tumbuh dengan pesat, Darel. Bahkan sekarang kau lebih tinggi dariku!" Tambahnya lagi. Darel tersenyum malu-malu mendengar hal itu. Pada detik berikutnya, Darel kembali t

