Di tempat yang sunyi, sedikit jauh dari tempat p**********n. Bara membantu Paris untuk duduk bersandar ke batang pohon. Di sana, Bara pun menyodorkan sebotol air mineral yang sengaja dibekalnya sejak tadi. Kemudian, ia pun menyodorkan botol tersebut kepada Paris. "Minumlah, setidaknya ... kau akan lebih merasa segar ketika dahagamu sudah terpenuhi," ucap Bara di balik masker hitamnya. Paris terengah, dia memang sedang membutuhkan air untuk membasahi kerongkongannya. Menerima botol yang disodorkan oleh pria di hadapannya, Paris pun segera meneguk air di dalam botol tersebut hingga habis setengahnya. "Uhuk," Paris terbatuk. Disimpan kembali botol itu di samping kakinya yang berselunjur. "Jika boleh saya bertanya, apa kau mengingat nomor kerabat atau teman yang bisa dihubungi?" lontar Bar

