Rey sedang mengetik sesuatu di laptopnya. Lebih tepatnya, dia sedang membuat sebuah novel. Ayah Rey adalah penulis, begitu pula dengan kakak perempuannya. Dan tanpa paksaan, ia pun ingin menjadi seorang penulis. "Rey! Sini!" Rey berlari keluar dari kamar saat mendengar teriakan dari kakak perempuannya. "What happened?!" Kakak perempuannya yang bernama Novel, tersenyum lebar dan menyembunyikan sesuatu di balik punggungnya. "Tebak, dong." Rey mengernyit. "Apa, sih? Gue lagi males nebak, Kak." "Okay. Here we go, just for you." Novel memberi sebuah buku berjudul LOVED HIM, pada Rey. "Whoaa, congrats!" Rey menerima buku itu, dan langsung memeluk Novel dengan erat. "Ini contoh buku gue yang dikirim penerbit. Dan secepatnya, akan ada di seluuh toko buku, Rey!" "I know! Wow, you are amazin

