XVII. Pertengkaran

1443 Kata

Jakarta, 2021. Aarave menggeram kesal begitu menatap Grizella yang sedang berpelukan dengan Raka. Panas sendiri karena hanya mengucapkan happy birthday saja harus berpelukan begitu. Memangnya nggak bisa apa yang normal dikit? Salaman atau tos gitu? Tangannya mencengkeram erat tangan Grizelle di sebelahnya. Dia tertegun sejenak begitu menatap tautan tangan mereka. Aneh bukan? Padahal ada Grizelle di genggamannya, harusnya dia merasa biasa saja dengan adegan di depannya itu, bukan? ‘Kan yang dipeluk bukan pacarnya. Ah, atau hanya sebatas rasa karena mereka memiliki wajah yang sama, makanya Aarave membayangkan bahwa itu Grizelle dan bukan Grizella? “Kamu nggak bawa kado, Rave?” Aarave menunduk menatap Grizelle. Dia mengangguk tanda bahwa dia benar tidak membawa kado. Dia memang tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN