"Hati - hati nyetirnya, Mas. Nggak usah ngebut. Bawa anak orang juga ini," ucap Ibu Arka saat Arka berpamitan dan mencium tangannya. "Aura pamit dulu ya, Bu. Terimakasih sudah mengundang Aura di acara lamaran Mbak Ghina ini dan malah jadi merepotkan juga," ucap Aura yang sudah bergantian berdiri di hadapan Ibu Arka setelah berpamitan dengan Pak Farhan. "Sama - sama, Nduk. Ibu juga senang kamu bisa hadir di acara lamaran Ghina sekarang. Besok hadir lagi ya di nikahannya," ucap Ibu Arka dengan tersenyum sumringah. "Uwes to, Bu. Ngko nek emang Aura iso teko lak teko. Ngobrol e di lanjut sesuk - sesuk meneh wae. Ndak tambah kewengen le bali mengko," ucap Pak Farhan dengan lembut dan mengusap lengan istrinya. (sudah, Bu. Nanti kalau memang Aura bisa datang pasti akan datang juga. Ngobroln

