"Kamu kenapa sih Sayang, judes gitu sama aku?" Dina merasa heran melihat sikap Irwan yang tetiba berwajah masam dengannya. Pasti ada sesuatu yang membuatnya kesal. "Pikir sendiri!" jawab Irwan dengan ketusnya. Membuat Dina terkaget. "Karena aku nggak tau makanya nanya. Ngomong dong biar aku tau," pinta Dina. Namun suaminya tersebut malah mengabaikannya. "Wan!" Dina mencekal lengan Irwan untuk menghentikannya yang ingin pergi keluar kamar. "Apa Din, aku buru-buru?" Disentaknya tangan Dina hingga terlepas. Dina terkesiap. Baru kali ini Irwan bersikap kasar padanya. "Kamu marah sama aku? Bilang! Jangan diamkan aku kayak gini. Bete tau!" Dina memberengut kesal. Wajahnya ditekuk untuk meyakinkan suaminya. "Kamu kenapa sih?" Ditariknya Irwan sampai terduduk di tepi ranjang. "Wajahn

