Aisyah memasukkan semua pakaiannya ke dalam koper. Ia berniat pergi dari rumah Sidik. Ia sangat yakin kalau semua orang di rumah ini bekerja sama dengan orang yang mengaku ayah kandungnya–Bintang. Terutama Sidik. Ia jadi teringat ucapan Irwan yang menyinggungnya orang kaya, artinya Sidik pun mengetahui itu semua. Ia merasa tertipu, bahkan dengan orang yang hampir saja ingin ia berikan hatinya karena berniat memulai hubungan yang serius dengan lelaki tersebut. "Syah, mau kemana?" tanya Bu Yuli heran yang melihat Aisyah turun membawa kopernya. "Maaf, saya tidak bisa tinggal di rumah penuh tipuan dan kebohongan ini." "Tipuan? A–apa maksudnya?" Bu Yuli mengekor langkah pasti Aisyah. "Syah, dengar dulu. Kamu mungkin salah paham. Ayah hanya ingin membantu seorang ayah yang menderita karena

