Jari-jari Naya menyentuh bekas sayatan di tubuh Krist, sayatan pisau bedah yang mengores tubuh kekar suaminya setelah kecelakaan mengenaskan waktu itu, setelah peristiwa yang hampir merenggut banyak hal dalam diri Krist. Naya tahu, bukan hanya sayatan di belahan d**a hingga mencapai pusar, tapi juga di belakang tubuh Krist ada sayatan serupa ketika mereka berupaya untuk mengembalikan fungsi bagian bawah tubuh Krist yang semula sulit untuk digunakan. “Kenapa, Sayang?” Krist akhirnya bersuara, setelah melihat tatapan istrinya yang tertuju pada bekas operasi itu begitu kelam. “Apa masih sakit?” “Huh?” “Bekas operasinya ini, apa masih sakit kalau saya pegang begini?” Krist tersenyum, mengambil tangan Naya yang berada di bekas sayatan itu dan menggegam tangan itu hingga Krist arahkan untuk

