38. Rasa yang Campur Aduk

2216 Kata

“Nay? Naya?” Panggil Krist begitu dirinya di antar Garra masuk ke dalam ruangannya. Akhirnya semua pertemuan memang sudah selesai, tapi bukan berarti pekerjaan Krist pun demikian karena seperti yang Krist katakan sebelum pergi tadi, masih banyak pekerjaan dan dokumen yang harus diselesaikannya begitu kembali. “Naya? Kenapa kamu nggak jawab saya? Nay—” “Anu, Pak.” Garra memutuskan bersuara seiring dengan langkahnya yang terhenti di tengah ruangan. Langkah Garra terhenti begitu pula dengan kursi roda Krist. “Hm? Kenapa, Gar? Naya nggak ada di sini? Tapi saya bisa cium ada aromanya kok, apa cuma aroma yang tertinggal?” “Bukan, bukan begitu. Mbak Naya ada di sini kok, tapi... sepertinya Mbak Naya ketiduran.” “Eh?” “Mbak Naya ada di sofa dan ketiduran, Pak. Biar saya bangunkan—” “Jangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN