BAB 24

741 Kata

Ibu mertua Luna datang membawa seorang wanita paruh baya berkulit putih pucat. Dia tampak sopan dan wajahnya seakan menegaskan hidupnya selalu teraniaya. Dia terlihat selalu gugup. “Dia akan membantumu di sini, Luna. Kau tidak perlu membersihkan rumahmu sendiri.” ucap ibu mertuanya, untuk sejenak Luna terharu mendengar ucapan ibu mertuanya itu.             “Aku perlu teh, tolong buatkan.” Titahnya pada Luna. Rasa haru itu mendadak lenyap. Ibu mertuanya tidak berubah meski Luna meyakini kalau dia berusaha menjadi ibu mertua yang baik atau mungkin kebaikannya hanyalah kamuflase belaka.             Beberapa saat kemudian teh hangat terhidang di atas meja. Mrs. Robbins menyesap tehnya. “Mom, aku tidak bermaksud menolak—“ Luna menatap wanita berkulit pucat itu. “Panggil aku Bibi Amy.” Katan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN