Dia sudah mulai muak dengan keadaan. Siapa yang tak tahu dengan kelakuan Karina. Apalagi saat ini dia dengan bangganya mengatakan kepada semua keluarga bahwa mengizinkan El untuk selingkuh. Dia juga membohongi dirinya sendiri atas kehamilan yang terjadi saat ini. Karina tak mengakui bahwa dirinya hamil padahal jelas-jelas perutnya sudah mulai membesar. Orang di sekitarnya pun hanya pura-pura bodoh saja karena tak ingin bertengkar dengannya. Wanita dengan watak keras hati itu tak bisa menerima kenyataan seperti saat ini. “Ah, aku tak bisa bergerak leluasa.” umpat dia kesal saat merasa tidak nyaman. “Biar aku yang bantu, padahal aku sudah katakan untuk tetap di rumah saja. Kau terus melakukan perjalanan jauh dengan jet pribadi. Kasihan sekali kandunganmu, Karina.” Wajahnya mengeras menata

