El menatap wajah wanita itu karena dia tak pernah melihatnya selama ini di perusahaan karena El adalah CEO yang perhatian. Dia malah memiliki waktu bersama bawahannya untuk melakukan pertemuan setiap kamis sore. “Siapa anda Nona?! bagaimana anda bisa masuk ke ruangan saya?!” “Saya datang ke sini karena di minta oleh Nyonya Karina, dan beliau lah yang membuat saya dengan mudah masuk ke dalam ruangan anda. Saya ke sini karena perintah Nyonya Karina.” “Untuk apa dia meminta dirimu kemari?! padahal Karina bisa saja menghubungi saya langsung.” Dia tersenyum, lalu mendekat pada El, “Perkenalkan saya Bulan, di sini saya di minta untuk menemui anda, Tuan.” “Hah.” El mendesah, dia baru menyadari bahwa tubuhnya sejak tadi tidak enak. Dalam hati El berkata, Apa yang Karina lakukan? Apa dia memasu

