Bab 72.

821 Kata

Sia rasa itu cukup, dia bukan menginginkan ukuran tapi kepuasannya bersama Dika. “Aww,” Sia merasakan ada yang masuk ke dalam tubuhnya. Dika mulai menggoyangkan pinggulnya perlahan-lahan. Mereka melakukannya dengan posisi berdiri. Tangan Dika berada di buah d**a Sia yang kenyal. Desahan mereka saling bersahutan, seiring dengan gerakan yang dilancarkan oleh Dika. Dika menggoyangkan pinggulnya semakin cepat, hingga Sia berusaha menahan pinggul Dika. Dan Sia merasa ada aliran yang kuat ingin keluar dari batang pisang Dika. “Akh, OHH tidak, Mas” CROT s****a itu keluar dengan sempurna.  Sia sebenarnya sedang sangat malas melakukan seks! Tapi berkat telepon dari Seyna, dia menjadi gila seperti ini. Jangan sampai suaminya menerima tawaran Nyonya Tebie. “Mas apa yang terjadi? Kenapa tertawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN