Bab 89.

993 Kata

"Deg, anjing Lu," Umpat Dika kesal karena dia mengingatkan pria tersebut bahwa sebentar lagi dirinya akan menjadi seorang ayah dengan banyak anak. Padahal Clara, Claron dan Ronny belum dewasa. Belum bisa melakukan apa-apa sendiri. Bisa-bisanya Sia kebobolan. "Aku tahu kau tak pernah sekacau ini Dika. Aku penasaran! Rasanya aku ingin bertemu dengan Sia dan mengejek dirinya." "Kau bisa mati di tangannya. Sia lebih sensitif dan tak bisa di ajak bicara. Agak sulit menenangkan dirinya saat ini. Coba pikirkan hubunganmu dengan Gldys, jangan sibuk mendikte urusanku.” “Ya, sebaiknya kau memikirkan dirimu sendiri.” "Tidak mudah bagiku menerima dia! Mungkin bagi kalian aku b******k dan buaya! Tapi aku takkan pernah membunuh anakku sendiri. Lagipula aku sudah berusaha menawarkan agar dirinya hidu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN