Risty memeluk tubuh Rion dengan erat, membiarkan posisi mereka seperti itu beberapa detik.”Terima kasih.” Risty memekik. Ia pun langsung duduk dengan ekspresi yang kesakitan. “Kenapa?” “Perih.” Risty memegang miliknya. “Memang sakit karena baru pertama kali. Ya sudah...ayo dibersihkan.” Rion membantu Risty ke kamar mandi untuk membersihkan diri mereka masing-masing. Setelah itu mereka kembali terlelap. Pagi yang cerah. Dan hari ini adalah awal yang baru bagi Rion dan Risty. Kehidupan baru, cinta baru, serta masalah yang baru. Ini sudah pukul tujuh pagi.Ponsel Risty berbunyi memecahkan kesunyian. Risty meraih ponselnya dengan cepat. “Halo?” “.....” “Halo, Bu? Halo?”Risty melihat ke arah suaminya yang terusik oleh suaranya. Ia segera keluar kamar agar tidak mengganggu. Nindy yang

