Doa pun dipanjatkan oleh semua yang ada di sana. Rion dan Risty menanda tangani dokumen-dokumen, lalu masing-masing diberikan buku nikah. Keduanya sungkeman dengan kedua orangtua mereka. Lalu acara dilanjutkan dengan makan-makan. Maya dan Reno menghampiri pengantin baru tersebut. Ia bertepuk tangan.”Om Rion enggak Duda lagi!” Rion dan Risty tersenyum ke arah Maya. “Ini Maya, yang tadi telponan sama kita.” Risty mengangguk.”iya, aku masih ingat wajahnya. Halo, Mbak Maya.” “Halo, Mbak Risty...selamat menempuh hidup baru.” “Kalian jadi bulan madu habis ini kan?”tanya Reno. “Iya jadi. Udah kamu siapkan tempatnya?” “Tempat apaan?” Risty menatap Rion. “Tempat untuk itu loh, Mbak...ehem-ehem, atau istilah zaman now itu...wik wik wik.” Rion terpingkal-pingkal.”Kamu tahu istilah itu dari

