21. Risau

1257 Kata

Meta termenung di kantin dengan sebotol es teh di depannya. Pikirannya melayang ke mana-mana entah memikirkan apa. Zia dan Anna yang melihat hal itu dari jejauhan segera menghampiri sahabat mereka. "Kenapa, Ta? Galau? Berantem sama Jeje?" serbu Zia dengan seberondong pertanyaan sambil duduk di sampingnya. Meta menoleh malas menatap sahabatnya yang kini tengah berbadan dua. Perut Zia sudah cukup buncit sejak saat pertama kali ia mengabarkan kehamilannya hampir delapan bulan lalu. "Nggak apa-apa, gue sama Mas Jeje baik-baik aja kok. Malah suami gue makin hari makin romantisssss..." ujar Meta tersenyum lebar. Zia mencibir melihat reaksi sahabatnya yang menurutnya berlebihan itu. "Lah terus kenapa muka lo kusut gitu? Kayak cucian yang nggak disetrika sebulan," timpal Anna membuat Meta ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN