Suara televisi memenuhi keheningan ruang tengah apartemen Jefan dan Meta siang itu. Sudah tiga bulan sejak kejadian di kantor Jefan yang mengabarkan bahwa Zia akan melahirkan hari itu, nyatanya ibu hamil ababil itu hanya salah paham tentang kontraksi yang ia rasakan. Dan semuanya berjalan seperti seharusnya, Zia melahirkan diusia kandungan 9 bulan lewat 5 hari, lebih tepatnya sebulan kemudian setelah pristiwa konyol itu. Meta menyambut suka cita kelahiran keponakannya barunya karena ia baru mengetahui Zia hamil anak kembar. Sebab selama hamil Zia tidak pernah menceritakan hal itu dan membiarkannya jadi sebuah kejutan. Kebahagian tetap sebuah kebahagiaan, ditengah kerisauan sekalipun Meta tetap menyambut antusias kebahagian itu. Tapi seperti yang telah dikatakan, diluar kebahagiaannya yang

