"Apa sih ketawa-ketawa?" kataku sengit setelah akhir percintaan kami yang ternyata gak buruk-buruk amat. Si Sahabat surga memang luar biasa, dia benar-benar melakukannya dengan sangat pelan dan hati-hati seakan takut kalau aku pecah dan terluka. Sakit sih, diawalnya. Tapi akhirnya aku bisa menikmati juga. Ternyata begini ya nikmatnya bercinta. Pantas banyak pasangan muda-mudi yang rela melakukannya sebelum menikah, karena ada sensasi lain yang selalu membuat kita ingin mencoba dan mencobanya lagi. Randu terkekeh lalu mencium pipiku, "Seneng aja denger elu mendesah sambil manggil gue 'Mas Randu'." Dia kini malah tergelak. Nyebelin kan? "Songong! Mentang-mentang udah dapet apa yang dimau " kataku sambil memukul dadanya. Randu lagi-lagi tertawa lalu mengeratkan pelukannya ke tubuhku, akup

