"Ya... Dia adalah seorang drummer metal Asteria. Tapi sayangnya enggak masuk ke dapur untuk rekaman," jawab Fendy yang meledek Bayu. "Kurang ajar lu Fen," kesal Bayu yang ingin melemparkan Fendy ke Bulan sambil melihat peralatan eksekusi. Fendy yang melihat peralatan eksekusi Bayu malah bergidik ngeri, "Ngeri lihatnya. Lebih kalian eksekusi sendiri. Aku mau balik ke kamar!" Sebelum melakukan eksekusi Fendy melangkahkan kakinya keluar. Fendy teringat delapan tahun lalu. Saat melihat Bayu mengeksekusi sang musuh lalu dimutilasi. Fendy memuntahkan semua isi perutnya. Setelah sampai kamar Fendy memutuskan untuk tidur. Kemudian Bayu sudah memegang pisau lipat yang kecil. "Saatnya kita bermain," Bayu tertawa menyeringai. Winata yang melihat pisau kecil itu hanya tertawa meledek dan tert

