Chapter 40. Kawan atau Lawan

1562 Kata

Firman terlihat di depan pintu gerbang. Kenzo menekan sebuah tombol di meja untuk membuka gerbang.Dengan cepat, Kenzo menutup laptopnya, kemudian menghampiri Firman yang telah menunggu di teras. "Assalamualaikum, Pak," sapa Firman. "Wa'allaikum salam. Kau sendiri yang mengantar?" Kenzo membuka pintu lebar agar Firman bisa melintas dengan nyaman dan mengikutinya ke dapur. "Iya. Kurir sedang mengantar pesanan pelanggan. Jadi, saya sendiri yang datang kemari. Ini pesanan Anda," ucap Firman setelah meletakkan dua buah kantong plastik di atas meja dapur. "Ok, terima kasih." Kenzo membalas senyum bawahannya. "Di mana Mbak Zahra?" Pertanyaan yang mengeraskan wajah Kenzo. Dia tak suka jika ada pria lain yang ingin bertemu dengan Zahra. Kenzo meletakkan piring di nakas, lalu mencondongkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN