"Siapa Flo?" Flo hampir saja menjatuhkan cup plastik di tangannya saking terkejutnya. Untung baru hampir nggak sampai jatuh. Tapi jantungnya sudah berdetak nggak karuan. "Astaghfirullah." Ucap Flo spontan. "Maaf, bikin kaget." Ucap Rendy begitu menyadari ekspresi terkejut dari Flo. "Tadi siapa?" Ia mengulangi pertanyaannya lagi. "Oh, tadi itu temen." Flo cengengesan lalu ikut berjalan bersama Rendy ke arah dapur. Jadi cowok itu tadi ke pintu depan sepertinya mengintip atau bagaimana? "Oh, temen. Saya kira pacar kamu." Kata Rendy. Flo menoleh, kenapa cowok itu bisa berkata kalau Kevin cowoknya. "Ha? Pacar?" "Iya, saya kira pacar kamu, soalnya tadi ngelepasin helm mu." Rendy mendekatkan kursi tinggi dan duduk di sana sedangkan Flo masih mencuci tangannya di wastafel cuci piring. "Ng

