~Terkadang, saat kita terluka dan merasa sakit, kita hanya perlu menghabiskan waktu dengan orang-orang baru. Sehingga kita bisa melupakan rasa sakit itu sejenak.~ Jika biasanya setelah jam makan malam perhatian Calista akan tersita pada ponselnya, kali ini berbeda. Ia rasa, tak ada pentingnya lagi melihat ponselnya yang terasa sepi tanpa adanya pesan masuk dari Edwin. Ia pun memilih membaca beberapa jurnal. Calista mendengus. Ia pikir, membaca hal-hal terkait pembelajaran di kampus akan sedikit membuatnya lupa dengan permasalahannya dengan Edwin. Tapi ternyata ia salah besar. Yang ada, ia malah jadi tidak fokus menyerap ilmu baru jika masih memiliki masalah dengan Edwin. Ia pun jadi uring-uringan sendiri dibuatnya. "Aaassshhh... sial. Bodo amat! Lebih baik aku sekarang ke depan untuk m

