Calista baru saja selesai menikmati makanan yang Gana belikan. Ia masih membereskan sisa-sisa makanannya ketika Edwin tiba-tiba meneleponnya. Calista pun segera mengangkatnya, setelah ia sedikit menjauh dari kakak beradik itu. "Aku sudah di kampusmu," ujar Edwin di seberang sana. "Ah? Oh iya, aku ke sana sekarang," balas Calista kemudian segera mematikan sambungan telepon. "Kenapa, Cal?" tanya Kenny. Saat itu Gana juga tampak memperhatikannya. "Hmm.. aku harus pulang sekarang. Nggak apa-apa kan ya, kalau aku langsung pulang?" Calista. "Oh... udah dijemput?" tanta Kenny lagi. Calista pun hanya mengangguk membenarkan. Calista kembali merapikan sisa makanannya, lalu memasukkan buku catatan kecil dan ponselnya ke dalam tas. "Pacar kamu waktu itu ya yang jemput?" tanya Gana yang cukup m

