Hari berganti. Hari ini, Calista ada kelas pagi. Dan pada pukul 6.30 pagi, ia pun sudah selesai mandi dan tengah memilih pakaian yang akan ia kenakan hari ini. Selesai berpakaian lengkap, ia memuju ke meja riasnya. Memoles wajahnya dengan bedak tipis dan memakai lip tint di bibirnya. Matanya kembali meneliti bekas perbuatan Edwin kemarin. Sejak semalam, setelah bangun dari tidurnya kemarin, Calista terus menatap luka berwarna merah keunguan itu. Untuk pagi ini, setidaknya sudah sedikit memudar. Namun tetap saja Calista harus menutupinya. Calista mengoleskan BB cream di bagian kulitnya yang keunguan itu kemudian meratakannya. Setidaknya, warnanya sedikit memudar dibandingkan sebelumnya. Calista masih asyik di depan cermin saat terdengar ketukan pintu heboh di depan kamarnya. "Nona! No

