'Braakkkk' Calista memejamkan mata saat melihat pintu itu dibanting dengan amat keras, tepat di depan matanya. Tidak! Edwin tampak sangat marah sekarang. Calista berada dalam bahaya. Tapi, kenapa ia harus semarah ini hanya karena Calista yang masuk ke kamar itu? Apa ada sesuatu yang Edwin sembunyikan darinya? Atau jangan-jangan, dugaan Calista benar. Edwin menyimpan perempuan lain di kamar itu? * "BUKANKAH SUDAH KU BILANG, JANGAN HIRAUKAN KAMAR ITU?!" bentak Edwin, membuat Calista terhenyak kaget. "Ak.. aku.. aku cuma.. aku.. maafkan aku, Edwin," ujar Calista dengan bulu kuduk yang sudah berdiri. Ia bahkan tidak punya keberanian untuk menanyakan alasan kenapa ia tidak boleh masuk ke kamar itu. Apa yang salah dengan kamar itu? Calista hanya penasaran dengan arti mimpinya. Khususnya

