Mendengar pernyataan Azdhan membuat tiga orang di ruangan itu tercengang. "Perempuan?" Daniel adalah yang pertama bereaksi, dan ekspresinya sangat bersemangat, "Kakak, apakah itu yang kamu katakan tempo hari kepadaku?" "Cepat jawab!" Nyonya Besar Jenny kembali sadar untuk yang kedua kalinya, dan matanya menatap tajam ke arah putra bungsunya. Menanggapi tatapan tajam sang ibu, Daniel pun dengan cepat menjawab, "Waktu itu kakak sempat berkata kepadaku, Mah. Kakak bilang dia akan segera menikah." Dahi Nyonya Jenny mengerut. "Menikah?" Lalu ia melihat ke arah Azdhan yang saat ini sedang menjadi tersangka. "Apakah kamu benar-benar akan menikah? kamu sudah memiliki pasangan? siapa dia? bekerja di mana? berapa usianya? apakah di wanita baik-baik? bagaimana dengan latar belakang keluarga

