Semua diam saat dua kali tamparan mendarat tepat di pipi Dimas. Lucie sebagai sang kekasih, melihat tunangannya mendapat perlakuan demikian langsung menghampiri Dimas, melihat keadaannya. "Kamu tidak apa-apa, Dimas?" Sang ibu, Andara. Juga mengahampiri putranya melihat keadaan, lalu berteriak kepada Mia. "Kurang ajar kamu, Mia. Berani kamu memukul putraku! aku akan membunuhmu!" hardik Andara seraya mengangkat tangan ingin menyerang Mia. Mia sudah pasrah. Dia hanya diam siap-siap mendapatkan serangan yang tidak bisa lagi dihindari. Namun, tepat saat Andara ingin mencekik Mia, tiba-tiba seseorang muncul dan berteriak sambil menahan tangan Andara. "Hentikan!" Mia yang sebelumnya memejamkan mata saat hendak diserang oleh Andara, segera membuka mata saat suara dingin itu terdengar dengan sa

