Chapter 39.

1800 Kata

Seorang Pria muda kini tengah berbaring di atas tempat tidurnya. Ingatan masih pada kejadian beberapa jam lalu. Ingatan di mana dia bertemu dengan Miranda di apartemen yang sudah di intai oleh Polisi sejak beberapa bulan lalu. Teguh tidak pernah menyangka kalau Miranda bisa berada di tempat kejadian itu bersama dengan Andi. Padahal sebelumnya Polisi mendapatkan informasi kalau di apartemen itu akan ada pesta sabu hari ini. Tapi, ternyata tidak. Mungkinkah ada seseorang yang dengan sengaja memberi informasi palsu kepada Polisi? Mata Teguh menatap langit- langit kamarnya dengan tatapan nanar. Kejadian itu masih berputar putar di kepalanya seperti sebuah film layar lebar. Teguh juga teringat akan amanat ayahnya sebelum meninggal. Pria dewasa ingin Teguh selalu menjaga Miranda. Dan sek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN