Warning 18+ Apartemen kamar 235. Andi baru saja pulang dengan raut wajah bahagia. Senyuman tak pernah luntur sedikitpun dari bibirnya sejak beberapa menit lalu. Bahkan dia sempat bersiul menandakan kalau memang dia benar-benar sangat bahagia. Dia baru saja melakukan transaksi puluhan juta dengan seseorang yang baru saja bertemu dengannya. Pria asing itu sudah membeli banyak barang haram darinya. Hingga membuat Andi meraih untung puluhan juta rupiah. Ceklek. Pria muda itu membuka pintu apartemen dengan membawa koper di tangannya. Melangkah pelan menuju ke dapur. Dimana ada Miranda sedang membuat minuman dingin. "Ini untukku kan sayang?" Andi langsung saja menyambar gelas yang ada di depan Miranda. Kemudian meminumnya hingga tandas. Padahal Miranda membuat minuman itu untuk dirinya

