Chapter 31.

1248 Kata

"Ajaklah Namira makan malam berdua sebagai langkah awal, kalian pasti bisa semakin akrab kalau sering bersama." ujar Bu Arini memberi saran pada anak laki-lakinya. "Iya Bu. Nanti aku akan ajak Namira makan malam." Teguh mengalah. Dia sekarang memilih menuruti keinginan sang Ibu yang menjodohkan dirinya dengan Namira. Pengasuh anaknya. Hanya itu yang sekarang bisa Teguh lakukan agar bisa melupakan masa lalu. Masa di mana kehidupan rumah tangga yang sudah retak karena perjodohan dan orang ketiga. "Pas banget, malam minggu pula." Bu Arini senyum senyum sendiri saat mengatakan itu. Padahal ekspresi wajah Teguh biasa saja. "Kamu sarapan dulu sana. Ibu mau lihat Kiara dulu di kamarnya. Mungkin dia sudah bangun tidur sekarang." Wanita dewasa itu langsung bangkit dari tempat duduknya. Be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN