Teguh kini sedang duduk di bibir ranjang. Tangannya membuka satu persatu kancing yang melekat di baju yang di pakainya. Dia terlihat sedang melamun memikirkan sesuatu saat ini. 'Kenapa tiba-tiba Namira memakai hijab? Biasanya setiap hari rambutnya di ikat ekor kuda, tapi hari ini kenapa dia berbeda?' batin Teguh dalam hati. Pria muda itu benar-benar sedang memikirkan Namira saat ini. 'Hari ini Namira kelihatan berbeda, cantik.' batinnya lagi. Tanpa sadar Teguh memuji kecantikan Namira. "Ah! Tidak- tidak. Kenapa dia selalu mengganggu pikiranku sih?" gumamnya lagi. Kemudian bangkit dari tempat duduknya. Dan langsung melipir ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Sepuluh menit berlalu. Teguh sudah selesai mandi. Terdengar suara derit pintu terbuka. Teguh melangkah keluar dari sana

