Adelia tidak ada di rumah. Setidaknya itulah yang bisa aku tangkap pagi ini, ketika mendapati sepi di sekitar. Sementara Vania tidak boleh terpengaruh efek dari kejadian semalam. Maka, aku langsung mencepol rambut ketika Revan masih mandi. Aku yang awalnya hanya ingin menyiapkan sarapan untuk diri sendiri, terpaksa membuatkan dua porsi juga untuk Revan dan Vania. Tidak masalah seharusnya. Karena aku hanya membuat sandwich di sini. Masalah utama adalah, ketika gadis itu ingin mengikat rambutnya, sementara aku sama sekali tidak berpengalaman. Maka usahaku untuk bersikap baik ala Mama kandungnya, otomatis gagal. Aku hanya bisa duduk lesu ketika Vania malah berlari keluar dari kamarku, berpindah ke kamar Adelia, di mana Revan berada sekarang. Semua pakaian dan keperluan ayah dan anak itu a

