39. Selamat Tinggal

1554 Kata

Tubuhku lemas menyadari kenyataan yang kuhadapi saat ini. Mana mungkin? Mana mungkin aku akan selamat dalam waktu yang tinggal belasan menit? Setiap detik begitu berharga bagiku. Rama! Tidak! Aku ke sini untuk menyelamatkan Rama. Bukan justru meninggalkan kenangan yang buruk untuknya. Bila aku mati, dia akan menyesali semua ini seumur hidup. Atau, lebih buruk lagi. Mungkin Rama akan melakukan cara singkat agar bisa bertemu lagi denganku. "Apa yang terjadi? Bukankah tadi timernya menunjukkan angka tiga jam lebih?" bentak Derek sambil meraih kerah baju si penjahat. Namun, dia yang mulai panik pun tak sanggup menghadapi muka penjahat yang memuakkan itu yang terus menerus tertawa mengejek. "Bila dia menjauh dari remote control, angka di timer akan mengecil sesuai jarak! Hahaha!" jelas si

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN