Prolog

333 Kata
Desa Veja merupakan desa kecil yang sangat makmur,  meskipun desa itu kecil para penduduknya hidup dengan bahagia. Mereka yang tinggal di sana biasa hidup dengan berkebun dan berburu di hutan.   Pada suatu hari, cuaca di desa Veja seperti biasanya sangat cerah. Hingga sebuah badai muncul.   Tiba-tiba langit menjadi gelap, disertai kilat dan suara petir yang cukup kuat. Angin pun mulai berhembus dengan kuat. Para penduduk di desa mulai, berlarian untuk mencari tempat berlindung. Banyak dari mereka segera masuk kedalam rumah.   Arslan merupakan anak berumur 14 tahun yang berasal dari desa Veja, sifatnya yang tenang dan dia bisa berpikir seperti orang dewasa. Dia suka sekali menyendiri di dalam hutan, sambil menatap awan. Banyak yang menganggap dirinya aneh, karena dia selalu berkata selayaknya orang dewasa ketika bertemu dengan anak-anak seumuran dengannya. Jadi dia di kucilkan dan membuat dirinya menjadi nyaman kalau sendirian.   Arslan yang waktu itu sedang berjalan pulang, dia melihat awan hitam dari arah desanya. Arslan bergegas kembali ke desa, dia berlari dengan sekuat tenaga.   Dari arah awan yang gelap muncul, seekor Dragon berwarna putih. Dragon itu yang mengendalikan badai yang terjadi di desa Veja. Petir menyambar ke berbagai bangunan dan fasilitas lainnya.   Arslan terus berlari ke arah desanya. Hingga Petir dengan kekuatan besar muncul, petir itu menyambar ke desa Veja. Langkah Arslan terhenti ketika melihat petir yang menyambar desanya.   Arslan menjadi panik, dan dia terus berlari sekuat tenaga untuk kembali ke desa. Sesampainya di desa Arslan benar-benar terkejut, seluruh desa menjadi hancur akibat petir yang menyambar desanya.   Arslan berlari ke arah rumahnya. Di sana dia melihat rumahnya sudah hancur akibat sambaran petir berkekuatan dahsyat. Arslan hanya bisa terdiam, melihat semua itu.   Tiga jam kemudian. Orang-orang guild dari kerajaan Angrissa datang ke desa Veja. Karena kerajaan mereka yang paling dekat dengan desa. __To Be Continued__   Orang-orang guild mencoba mencari orang yang selamat. Tetapi semuanya tidak ada yang selamat. Salah satu dari mereka menemukan seorang anak laki-laki yang tidak lain adalah Arslan pingsan di dekat rumahnya yang sudah hancur. Mereka membawanya kembali ke kerajaan Angrissa.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN