Perjalanan hidup memang penuh banyak misteri. Kadang kita tidak sadar jika sudah melangkah terlalu jauh. Kita terlena pada buaian kenikmatan dunia yang sesaat. Hanya memikirkan apa yang membuat kita bahagia di alam fana. Sementara kita lupa pada tujuan sebenarnya, kehidupan akhirat. Begitu juga saat setan membujuk kita agar lebih condong menyukai sesuatu dengan berlebihan. Padahal kita tidak boleh teramat mencintai hal yang bersifat duniawi. Sukailah sekadarnya. Karena sejatinya hanya Allah yang berhak kita cintai secara mendalam. Izza merasa sudah sangat sombong dan meremehkan kehadiran Sean. Pada perjumpaan sebelumnya, dia yakin jika Sean hanya orang aneh yang tidak bisa memikat hati. Namun, siapa sangka jika pria itu kini telah menjadi calon imamnya. Gelitik bayangan Faris yang tamp

