Cinta Devi benar, tak ada yang salah dengan cinta. Hanya saja ada beberapa hal dalam mencintai yang tak bisa di paksakan, Memiliki misalnya. Aku dan Devi adalah dua wanita dengan keras kepala yang sama. Hanya keadaan yang membedakan. Ada benarnya juga, jika aku hanya kebetulan istri Mas Imron. Jika aku bukan istri Mas Imron, apakah mungkin aku akan bertindak gila seperti apa yang Devi lakukan ? Ataukah aku hanya diam dan pasrah, mundur perlahan dan cukup puas melihat Mas Imron bahagia dari kejauhan. ** Dari balik kaca dapat ku lihat Devi yang kini berbaring tak berdaya dengan beberapa alat medis yang tertancap di badannya. " Begitulah keadaan Devi sekarang " Ucap seseorang yang tiba-tiba mendekat ke arah kami " Kami turut prihatin Om " Jawab Mas Imron " Untungnya Devi masih b

