Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada harus melepas kepergian seseorang yang telah dicintai dengan tulus. Persahabatan yang terpelihara dengan baik, kedekatan yang terus berulang seperti sebuah lagu kesenangan dimana lagu itu tidak terdengar membosankan untuk didengarkan berulang-ulang. Itulah yang bisa menggambarkan perasaan Rendy kepada Kinan saat ini. Hari-hari Rendy yang dipenuhi oleh Kinan dan rasa yang terpendam membuat Rendy harus sadar bahwa Kinan bukanlah untuknya, tapi Rendy berharap Kinan akan menjadi pelabuhan terakhirnya, namun takdir sepertinya berkhianat kepada Rendy. Rendy yang harus memiliki rasa yang sulit untuk diselesaikan oleh dirinya sendiri.
Sedangkan Kinan yang asik menikmati harinya dengan orang lain yang bukan Rendy di kemudian hari, rasa yang belum tersampaikan, rasa yang sulit juga untuk dihapuskan. Seandainya ada tombol reset bagi Rendy bukan ia tidak perlu menahan rasa sedihnya ketika kata selamat tinggal itu sudah diucapkan oleh Kinan.
Jika Rendy bisa memilih untuk tidak bertemu dengan Kinan, mungkin itu yang akan Rendy pilih, ia tidak akan merasakan yang namanya jatuh hati sendiri. Pikiran Rendy benar-benar sudah kalut, ia marah dan kecewa sama dirinya sendiri kenapa ia harus bertemu Kinan, kenapa keluarga mereka dekat dan kenapa setiap hari ia harus bertemu Kinan, bisa dibilang hidupnya hanya dipenuhi oleh Kinan.
Namun nyatanya? Rendy harus tersiksa karena mencintai Kinan seorang diri, sakit rasanya untuk jatuh hati sendiri, tapi mungkin ini adalah cara semesta membuat Rendy menjadi orang yang lebih baik lagi.
Bagi kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa Rendy adalah lelaki terbodoh sedunia karena jatuh hati kepada Kinan, padahal ia sudah tau bahwa Kinan tidak akan memiliki rasa yang sama dengannya, sudah tau bahwa Kinan tidak akan menganggapnya lebih dari seorang kakak bagi Kinan, bodohnya Rendy tetap menjatuhkan hatinya kepada Kinan.
Sebuah kata yang tidak terpikirkan oleh Rendy akan diucapkan Kinan, sebuah kata yang membuat semua orang merasa sedih dan terluka selamat tinggal, kata yang memiliki banyak arti namun sebuah kata yang penuh dengan luka juga.