Episode 68

1045 Kata

Jalan yang ramai oleh pejalan kaki telah dilewati. Kini dua orang itu memasuki daerah taman kota. Ya, mereka dari awal memang sudah berniat menuju ke salah satu taman yang ada di kota besar itu. Tentunya bukan untuk jalan-jalan, melainkan untuk suatu tujuan yang sangat penting bagi seorang Ardika. "Kau yakin di sini tempatnya?" tanya Ardika setelah menghentikan langkah tanpa menoleh pada Max di belakangnya. "Iya, Tuan muda. Di sinilah tempatnya." Max kini sudah berada sejajar dengan sang tuan muda setelah tertinggal beberapa meter karena berbicara dengan pengurus setempat. "Ayo masuk!" Ajak Max sembari menarik lengan Ardika. Keduanya kemudian memasuki gerbang taman tanpa perlu menggunakan tiket karena Max sudah sangat dikenal pengurus setempat. Tengok kiri dan kanan dilakukan Ardik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN