Zeen benar-benar pergi menemui Kyana sesuai rencana. Ini hari libur, jadi dia bisa mengajak gadis itu jalan-jalan. Dia akan membuat Kyana bahagia bersamanya hari ini. Tak butuh waktu lama dari rumahnya untuk sampai ke apartemen karena ia begitu bersemangat mengemudi, kini pria itu sudah berada di dalam gedung apartemen di mana gadis yang membuatnya gila itu berada. Ia memasuki lift untuk sampai ke unit yang Kyana huni. Saat melangkah menuju lift, dari kejauhan sepasang mata menatapnya dengan tatapan tajam, Zeen sama sekali tak menyadari hal tersebut. "Zeen Gernald?" lirih pemilik mata tersebut. "Apa dia tinggal di sini juga?" "Hmm, sepertinya aku harus cari tahu," gumamnya tanpa mengalihkan pandangan sedikitpun, seolah Zeen adalah objek yang tak boleh hilang dari pandangannya. Den

