Baru saja dua hari menanti kepastian dari Belvina tetapi Barra sudah tidak sabar. Sejak kecil, tidak pernah ada yang membuat Barra harus menunggu ketika dia menginginkan sesuatu. Hanya dalam sekejap, apapun yang Barra inginkan segera terpenuhi. Namun, perlu ditegaskan sekali lagi bahwa kali ini yang Barra inginkan adalah seorang insan, bukan benda ataupun pencapaian. “ Masih ada waktu lima hari lagi! “ gumam Barra, saat ini dia sedang mengemudikan mobilnya menuju rumah Zayn. “ Ck, kenapa lama sekali! “ Hatinya membara ingin secepatnya memiliki Belvina. Sampainya dirumah Zayn, lelaki itu langsung masuk saja kedalam. Malam ini dia ingin menemui sepupunya itu hanya sekedar untuk ngobrol bareng karena dalam beberapa hari terakhir hubungannya sedikit renggang. Meskipun Barra sakit hati

